PEDAGANG VS PENGUSAHA

2:17 PM |


1. PEDAGANG itu kebanyakan fokus di duit. Yang penting dapat duit.

Tapi PENGUSAHA selalu memikirkan dan mencari solusi bagaimana caranya membangun sistem untuk usahanya.

2. PEDAGANG mencari kemana arah TREN bergerak. Biasanya mencari keuntungan dari tren yang sedang terjadi.

Tapi PENGUSAHA tidak mudah tergiur dan berpindah pada bisnis yang lain. PENGUSAHA mempunyai jalannya sendiri yang terus di perjuangkan sampai akhir.

3. PEDAGANG berusaha keras menghindari RESIKO.

Tapi PENGUSAHA berani mengambil RESIKO untuk kemajuan usahanya. Jika sukses ya sukses besar, jika gagal ya sudah dicoba lagi.

4. PEDAGANG menjual apa saja yang lebih menguntungkan. 

Tapi PENGUSAHA lebih melihat ke apa yang dibutuhkan orang, kemudian merumuskan ide dan mewujudkannya menjadi sebuah solusi yang mempunyai value yang tinggi.

======
Read more…

Bagaimana akhlak orang yahudi?

12:49 AM |
Saya pernah di undang makan malam oleh teman Yahudi. Setelah usai makan, dia bayar sendiri bill nya dan pergi sambil mengucapkan terimakasih atas kedatangan saya.Dia tidak merasa bersalah ketika pergi tanpa membayar bill saya.Padahal dia undang saya. Saya tidak merasa tersinggung karena begitu etikanya. Secara moral dia tidak merasa bersalah karena itulah kebiasaan di lingkungannya. Beda dengan di Cina, kalau kita di undang makan malam, kening kita berkerut saja dia sudah cemas.Cemas makanan terhidang tidak membuat kita puas.Setelah usai makan dia akan bersegera membayar Bill. Bagi mereka membayar makan teman adalah kehormatan.Ini etika dan standar moral mereka.

Bila kita melakukan perbuatan baik atau memberi sesuatu kepada seseorang ,di dunia barat mereka akan segera mengatakan Thank you very much dan kita akan segera menjawab "Most welcome ". Etika mereka kalau di beri maka akan mengatakan terimakasiih dan dijawab dengan terimakasih kembali. Artinya ada niat atau unsur untuk membalasnya dalam kesempatan lain. Kebaikan harus dibalas kebaikan. Tapi orang china kalau menerima kebaikan atau pemberian, maka dia akan berkata " Xièxiè ( terimakasih ) dan akan di jawab Bùyòng xiè . ( tidak perlu terimakasih). Mengapa? etika china, orang menerima kebaikan tidak punya kewajban membalasnya.Ini moral mereka, sandarannya adalah budaya..

Kalau etika lebih bersifat teori sementara moral lebih bersifat praktis.Teorinya sederhana bahwa kebaikan harus dibalas kebaikan. Berbuat baik hanya kepada mereka yang berbuat baik. Bersilaturahim hanya kepada mereka yang bersilaturahim denganmu. Berbicara hanya kepada mereka yang berbicara denganmu. Memberi makan hanya kepada mereka yang memberi makan kepadamu. Memuliakan hanya kepada mereka yg memuliakanmu.Bagaimana dengan orang jahat. Orang jahat di asingkan secara sosial,,Orang pelit kehilangan komunitas. Orang sombong tidak mau bergaul kehilangan kehormatan. Artinya keburukan dibalas dengan keburukan juga. Ini standar etika berlaku dimana saja. Di barat maupun di timur sama saja.

Bagaimana Akhlak ? Sebagian orang menganggap etika itu sendiri adalah akhlak. Memang keliatan sama karena keduanya berhubungan dengan tingkah laku manusia. Namun ada letak perbedaannya yang principil yaitu soal kebenaran. Kebenaran pada etika adalah kebenaran akal yang bersandar pada filsafat. Ini kebenaran yang bersifat subjective. Yang tentu kebenaran itu tidak selalu benar tergantung dengan tempat, situasi dan kondisi yang ada. Sementara akhlak, sumber kebenaran itu berasal dari Tuhan. Ini bukan buah pikiran akal dan bukan pula tesis filsafat. Ini firman Allah. Ia menembus ruang dan waktu yang tak mungkin didebat.

Bagimana aplikasi Akhlak ? Berbuat baik bukan hanya kepada mereka yang berbuat baik kepadamu tapi juga kepada orang yang jahat. Bersilaturahim bukan hanya kepada mereka yang bersilaturahim tapi juga kepada mereka yg memutuskannya Berbicara bukan hanya kepada mereka yang berbicara tapi juga kepada mereka yeng enggan berbicara. Memaafkan mereka yang tidak memberi kemaafan. Mereka amanah kepada mereka yang mengkhianatinya. Memuliakan mereka yg menghinanya. Sikap ini jelas secara etika dan moral keliatan konyol tapi itulah Akhlak..

Nah anakku, Dengan akhlak , tak penting bila air susu dibalas tuba, tak penting titian biasa lapuk,janji biasa ingkar, semua dimaafkan. Yang jauh mendekat, yang dekat merapat. Tidak perlu ada benci , tidak perlu hukum sosial, tidak perlu ada eklusifitas, tidak perlu ada pencitraan untuk menaikan gengsi. Karena semua perbuatan hanya karena Tuhan dan semua urusan kembali kepada Tuhan. Bila kebaikan berbalas baik maka bersyukur kepada Tuhan, dan bila kebaikan dibalas kejahatan maka bersabar. Apapun itu bagi orang yang berakhlak , semua adalah baik..Hidupnya bahagia dan kecukupan bukan karena simbol duniawi tapi karena Tuhan hadir dalam dirinya, untuk cinta bagi semua..

Pahamkan sayang..
Read more…

Apakah Rio Haryanto pantas ikut F1

12:33 AM |


Tetiba akhir2 ini banyak "pengamat F1" Indo karbitan berseliweran di timeline, seolah2 udah paling pakar bisnis di balik industri jet darat (yes, I’m talking about you, Mister Made something).

Bung, dari jaman Lauda gigit besi (coba nonton film RUSH deh), yang namanya mbayar buat balapan itu praktik yang lazim di F1. Istilahnya: pay-driver. Coba melipir ke wiki dulu sana: “…many successful drivers, such as multiple F1 world champions Niki Lauda, Michael Schumacher and Fernando Alonso, also started their careers as pay drivers but gradually worked their way up the racing ladder.” Jadi, yang ngidolain Lauda, Schumi, Alonso, mereka tuh dulu juga “nyogok” buat bisa balapan.

Masih dari wiki nih: “Many of the so-called pay drivers in F1 today come with good racing records. Sergio Pérez, Pastor Maldonado, Felipe Nasr, Esteban Gutierrez, Rio Haryanto and Jolyon Palmer are all GP2/GP3 race winners.”

“Pakar F1 karbitan” itu juga paling baru denger nama Rio Haryanto 6 bulan terakhir. Dulu2 dari jaman Rio umur 17 tahun udah nge-test-drive Virgin Racing F1 di tahun 2010, ente kemane aje? Tahun 2015 ngikutin kiprahnya Rio gak? Mentang2 GP2 gak ada yg nyiarin di TV Indo, gak berarti kiprahnya gak bisa diikutin kan? Internet jangan dipake cuma buat fesbukan makanya.
Ini gw kasih foto secuil prestasi Rio. Masih gak percaya? Di Youtube banyak loh video aksi overtake-nya Rio. Overtake itu Bahasa Lamongan-nya "nyalip".

Rio itu pembalap Indo paling jago saat ini. Kelasnya jauh di atas anak pemilik sirkuit itu. Ini bukan masalah masih banyak rakyat yang kelaparan (itu mah tugasnya Mentan, Mensos, apalagi ya?). Kalo Menpora bantuin cari dana, ya emang udah tugasnya bukan? Masak Menpora beliin beras buat bantu orang laper?

Lagian, 15 juta euro itu mah receh di industri olahraga sekarang. Cuma dapet pemain bola kelas kacang di Premier League sana. Sayangnya, orang Indo mindsetnya olahraga itu cuma melulu dapet piala, dapet medali. Padahal di balik itu tersimpan potensi bisnis dan ekonomi yg jauh lebih besar: promosi produk, branding, marketing, jualan merchandise. Kalau mau jadi bangsa besar, berpikir seperti bangsa besar, jaya, kaya. Kecuali mau terus jadi bangsa kerdil, ya terserah.
Btw, F1 itu masuk kategori Mega (Sporting) Events loh, sekelas sama FIFA World Cup, NBA, Olimpiade, dan MotoGP. Oiya, Mega Events itu, menurut sosiolog Inggris Maurice Roche dalam bukunya Mega-Events and Modernity (2000) mengatakan: Mega Events are “large-scale cultural (including commercial and sporting) events, which have a dramatic character, mass popular appeal and international significance”.

Edited:
Untuk menghindari salah kaprah tentang penggunaan APBN dalam pembiayaan balapan Rio, sebagai informasi, total biaya yang dibutuhkan utk berlaga dengan Manor adalah 15 juta Euro. Untuk catatan bersama, Pertamina “hanya” membayar 5,2 juta Euro. Sisanya sebesar 9 koma sekian juta Euro inilah yang diharapkan Menpora, dapat ditanggung oleh sponsor2, baik swasta atau BUMN lain (catatan: KADIN dan pengusaha Sandiaga Uno telah memberikan indikasi untuk urunan menyeponsori Rio).
Kalau mau apple-to-apple, Garuda Indonesia (sesama BUMN), bikin kontrak eksklusif dengan Liverpool FC, dengan nilai 9 juta Euro per tahun (sudah sejak 2012, masuk tahun ke-4, atau sudah sekitar 36 juta Euro digelontorkan). Jauh lebih besar dari yang dikeluarkan Pertamina.

Dan duit segitu, sangat kecil jika melihat nilai take-over saham Inter Milan oleh pengusaha Erick Thohir (sekitar 70%, atau 250 juta Euro – duit semua tuh?). Industri olahraga itu mahal loh
Read more…

KORBAN RASISME PERTAMA DALAM SEJARAH

11:30 PM |
KORBAN RASISME PERTAMA DALAM SEJARAH

Siapakah korban rasisme pertama dalam sejarah?

Dialah kakek kita Adam as. Sejak pertama kali diciptakan, ia sudah menjadi korban rasisme dari makhluq yang bernama Iblis. Kakek kita ini sejak baru pertama kali membuka matanya dan merasakan kehidupan, ia sudah menjadi sasaran kebencian SARA dari sesama makhluq Tuhan yang bernama Iblis.

"Hai Iblis, apakah yang menghalangi kamu sujud kepada yang telah Kuciptakan dengan kedua tangan-Ku? Jawab Iblis: "Aku lebih baik darinya, karena Engkau ciptakan aku dari api, sedangkan dia (Adam) Engkau ciptakan dari tanah". (QS 38: 75-76).

Perhatikan apa yang dikatakan Iblis, "Ana khairum minhu" > Aku lebih baik darinya. Lihat bagaimana rasa sombong Iblis membuatnya menjawab Tuhan dengan argumen rasis yang paling bodoh. Dengan pede-nya ia berusaha "mengingatkan" Tuhan bahwa dia tercipta dari api, sementara "anak baru" yang bernama Adam itu hanya tercipta dari tanah, tidak layak baginya bersujud pada Adam.

Lalu bagaimana mungkin Tuhan tidak murka dengan argumen rasis tersebut, padahal Adam adalah makhluq yang Dia ciptakan dengan "Tangan-Nya" sendiri. Lalu apa bedanya dengan segolongan manusia yang hari ini berkata, "Saya keturunan Arab lebih mulia daripada Ajam (non-arab) atau, "Saya orang melayu lebih punya hak dibanding orang Tionghoa". Tidakkah anda mengambil pelajaran dari kisah Iblis?

Bagi Iblis tentu tidak level di matanya harus bersujud pada Adam, karena Adam baginya tidak lebih dari "seonggok" lumpur hitam yang diberi bentuk.

"Tatkala Iblis membangkang untuk bersujud kepada Adam, ia berkata: “Aku sekali-kali tidak akan sujud kepada manusia (basyar) yang Engkau telah menciptakannya dari tanah liat kering dari lumpur hitam yang diberi bentuk!” (QS 15: 33).

Dalam ayat itu Iblis menggambarkan manusia dengan kata "Basyar" dimana ia mengacu pada penciptaan jasad dan ras-nya, manusia dari ras Thin (tanah) dan Iblis dari ras Nar (api). Lagi-lagi soal Ras

Beginilah ketika seorang makhluq melihat makhluq lainnya hanya dari segi Nafs Basyari (sifat hewani: makan minum, berhubungan sex dll) bukan Nafs Insani. Baginya makhluq baru bernama manusia itu tak lebih tinggi daripada hewan. Padahal yang membedakan antara manusia dan hewan adalah dari segi Nafs Insaniyah-nya, dan ini yang tidak disadari Iblis.

Ego Iblis yang melihat makhluq lainnya secara rasis hanya dari segi zahir-nya saja membuat Tuhan murka, sehingga Tuhan tanpa babibu mengusir Iblis dari surga kendatipun ia adalah makhluq yang sangat bertauhid dan taat beribadah. Allah berfirman, "Turunlah kamu dari surga itu, karena kamu tidak sepatutnya menyombongkan diri di dalamnya. Maka keluarlah, sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina!’

Dalam hal ini, bahkan sifat rasisme Iblis lebih "bisa dimaklumi" dibandingkan rasisme ala manusia terhadap manusia lainnya. Iblis dan manusia memang beda asal penciptaan. Yang lebih membuat geleng-geleng kepala adalah adanya manusia yang rasis terhadap sesama manusia lainnya, padahal sama-sama tercipta dari saripati tanah dalam setetes sperma.

Betapa banyak hari ini keturunan Adam yang melestarikan "sunnah" musuh kakeknya ini padahal korban pertama rasisme dalam sejarah adalah kakeknya sendiri?

Manusia pelaku rasisme adalah para keturunan Adam as yang tidak tahu diri. Dulu kakeknya yang menjadi korban pertama rasisme, hari ini ia justru yang menjadi pelaku perbuatan keji ini.

Bukankah dulu Tuhan telah mengangkat derajat manusia dengan membela Adam as di hadapan Iblis, tapi hari ini ada keturunan Adam yang menghinakan dirinya sendiri dengan menjadi pengikut perilaku rasisme Iblis.

Iblis dulunya dikenal bernama Izazil yang ahli ibadah. Namun karena kesombongan dan rasisme yang ia lakukan, ia diusir dari surga dan dikutuk selamanya. Bukankah disini Tuhan mengajarkan bahwa seluruh ibadah dan tauhid adalah sia-sia belaka jika anda masih melestarikan sifat kesombongan dan memandang rendah suku/ras yang berbeda.

Lalu jadi pertanyaan, jika karena rasisme, makhluq yang sudah jelas-jelas berada di surga saja bisa diusir paksa dari surga, lalu bagaimana dengan anda yang tidak pernah menyentuh surga?
Pikirkanlah.

- Ahmad Zainul Muttaqin -
Read more…

Jangan meludahi sumur yang airnya diminum

1:32 PM |

Quotes ini original postnya saya dapat dari timeline salah seorang netizen, yang berprofesi di bidang HR , mungkin sehari-hari beliau bergelut di bidang tersebut, dan banyak sekali melihat yang seperti ini..

so ? saya suka sekali dengan kalimat, beliau "Jangan meludahi air sumur yang airnya kamu minum sendiri"

lalu kalimat tersebut dilanjutkan dengan kata-kata, apabila pikiran negatif, maka prestasinya pun negatif,

kalau di dunia wiraswasta, dagang, dunia usaha, pun berlaku hukum ini. dengan persaingan bebas, dan percepatan distribusi informasi digital, sering kali dalam berdagang, berusaha, kita mendapatkan lawan yang jauh dari kata seimbang, tapi keadaan ini di perparah dengan si wiraswastawan nya yang suka meludahi umur yang airnya dia minum sendiri. contohnya seperti apa ?

- ah barang gue gak laku2 nih, kampret...
- jelas aja barang dia laku, modalnya gede.
- ya iya lah, anak buahnya banyak, gua sendirian doank
- dia jualan barang lebih mahal laku, gue jual barang sama kayak dia, udah lebih murah, gak laku juga2.
- barang sial nih, modal mandek disini, dst..
- yah , gua mah gini2 aja lah,

karena bisa jadi anda tidak sedang bersaing dengan lawan dagang anda, tetapi anda sedang bersaing melawan ego diri anda sendiri, dan berperang melawan kesabaran anda sendiri. tidaka da usaha jadi dalam sekejap mata.

nah contoh2 seperti itu adalah afirmasi2 negatif yang bukan lagi meludahi sumur yang airnya kita minum, tapi itu sama saja meludahi diri sendiri dan keluarganya.

kita hidup dizaman perdagangan dengan pola foto , upload, deal, kirim. tidak perlu lagi kita berjalan puluhan atau ratusan kilometer untuk berniaga. ada banyak pakem2 tersirat dalam dagang yang hukumnya, you better dont do that .. salah satunya adalah sibuk dengan aktifitas dagang orang lain, dan lupa kalau dia sendiri pedagang, bukanlah pengamat dagangan orang lain, -> mirip kasus BIN alay kemarin.


bahkan saya pribadi percaya, setiap ucapan itu adalah DOA, dan doa pasti dikabulkan, maka terjadilah yg tidak baik, kalau dari dalam hati , pikiran, dan spirit berniaga kita masih penuh dengan muatan negatif.

emangnya orang yang main modalnya besar , resikonya makin kecil apa ?

emangnya orang yg banyak sdm, pada sdm nya itu dibayar pake daun apa ?

emangnya barang yang sama tapi di orang itu laku, gak keluar budget biaya promosi dan marketing apa? (contohnya free ongkir seindoneisa :v
> promosi lapak dikit boleh donk )..

logikanya orang berani bayar lebih mahal itu karena servicenya sampah atau bagus ?

Jual mahal salah, jual murah ribut, itulah problem di pengamat dagangan orang lain, sementara yang di amatin pastinya, jual mahal sebanyak-banyaknya, oke banget, jual murah sebanyak2nya pun siap tempur.

tapi sebaiknya memang wiraswasta2 muda, yang attitudenya belum siap perang, kita biarkan saja, biasanya akan rubuh dengan sendirinya tanpa perlu di colek2 hahaha

masih enak karyawan yang berfikiran negatif, masih bisa dapat gaji, walaupun karirnya pasti stuck di tempat, anda coba jadi pengusaha, punya pikiran negatif sekecil bayi semut sekalipun, bisa habis nanti usahanya :D

pengusaha yang ada pikiran negatif itu menurut saya bukan pengusaha. sekalipun usahanya sedang berada diatas angin, dan cobaan pengusaha itu bukan berfikiran negatif disaat usahanya lagi tinggi2nya, tapi berfikiran positif disaat usahanya berada di titik nadir, itu lah next level test nya.

dan ingat, ini bukan masalah besar kecil nya penjualan, besar kecilnya omset, besar kecilnya volume transaksi, ini masalah penggiringan diri , self positive attitude, positive mental attitude, tidak melihat keadaan disaat susah, dan senang. dan bukan bicara menang kalah dalam kompetisi, ini bicara menang kalah dalam menaklukan ego dan energi negatif dalam diri anda sendiri, dan menangkis energi negatif dari lingkungan sekitar anda.

setiap orang mempunyai waktu hidup yang sama yaitu 24 jam, sehari, tidak lebih atau kurang 1 detik pun, tinggal anda tentukan mau 100 persen positif, atau 50 persen negatif 50 persen positif, atau 100 persen negatif, atau yang mana. didalam wadah gelas 24 jam waktu hidup sehari tersebut.


Sumber : facebook faizal adlan
Read more…

Lakukan apapun dengan tepat, bukan hanya cepat

11:24 AM |

Lakukan apapun dengan tepat, bukan hanya cepat.
Keberhasilan tak bisa dihalangi jika yang kamu lakukan telah tepat.

Hidup tak pernah lepas dari masalah, karena masalah adalah salah satu cara Tuhan menjadikanmu pribadi yg lebih kuat dan dewasa.

Tak ada kata terlambat tuk berubah.
Masa lalu hanyalah pendewasaan dirimu.

 Hidupmu tak ditentukan oleh orang lain tapi kamu!
 Ketika kamu jatuh, jangan tetap di bawah. Jatuh bukan berarti kalah, itu hanya berarti kamu harus bangkit dan kembali mencoba.

Jangan salahkan dirimu atas keputusan yg salah.
Setiap orang membuatnya. Jadikan mereka pelajaran tuk keputusanmu selanjutnya.

Didalam banyak bicara pasti ada pelanggaran,
tetapi siapa yg menahan bibirnya, berakal budi.

Menertawakan masalah org lain itu mudah. Menertawakan masalah diri sendiri?
Hanya org hebat yg bisa.

 Jika kamu membiarkan rasa takut tumbuh lebih besar dari imanmu, maka kamu menghalangi impianmu menjadi kenyataan.

 Tak perlu iri pada orang lain. Lihat apa yang kamu miliki sekarang, pikirkan apa yang telah dilakukan tuk dapatkannya.
Bersyukurlah.
Read more…

Kisah Pengantin Baru

11:11 PM |

Seorang wanita yang baru saja menikah, datang ke ibunya dan mengeluh soal tingkah laku suaminya.
Setelah pesta pernikahan, baru ia tahu karakter asli sang suami keras kepala, suka bermalas-malasan, cuek, boros, dsb.

Wanita muda itu berharap orang tuanya ikut menyalahkan suaminya.
Namun betapa kagetnya diakarena ternyata ibunya diam saja, bahkan sang ibu kemudian malah masuk ke dapur, sementara putrinya terus bercerita dan mengikutinya. Sang ibu lalu memasak air. Setelah sekian lama, air mendidih.

Sang ibu menuangkan air panas mendidih itu ke dalam 3 gelas yang telah disiapkan. Di gelas pertama ia masukkan telur, di gelas kedua ia masukkan wortel & di gelas ketiga ia masukkan kopi.
Setelah menunggu beberapa saat, ia mengangkat isi ke-3 gelas tadi, dan hasilnya:
Wortel yang keras menjadi lunak, telur yang mudah pecah menjadi keras, & kopi menghasilkan aroma yg harum.

Lalu sang ibu menjelaskan:
"Nak... masalah dalam hidup itu bagaikan air mendidih".
Namun, bagaimana sikap kita lah yang akan menentukan dampaknya".

Kita bisa menjadi:
1. Lembek seperti wortel.
2. Mengeras seperti telur.
3. Atau harum seperti kopi.

Jadi, wortel & telur bukan mempengaruhi air...
Mereka malah berubah oleh air. 

Sementara kopi malah mengubah air & membuatnya menjadi harum.
Dalam tiap masalah, selalu tersimpan mutiara yang berharga. 

Sangat mudah untuk bersyukur saat keadaan baik-baik saja, tapi apakah kita dapat tetap bersyukur saat kita ditimpa masalah?

Hari ini kita belajar ada 3 reaksi orang saat masalah datang.
- Ada yang menjadi lembek, suka mengeluh & mengasihani diri sendiri.
- Ada yang mengeras, marah & menyalahkan pihak lain.
- Ada yang justru semakin harum, menjadi semakin kuat & bijaksana.


Semoga yang Membagikan Status ini dapat Jodoh Setia Sholeh/Sholihah..Aamiin
‪#‎Salam‬ manis buat yang baca...!!
Read more…

BE A WINNER 8X3=23

12:20 AM |

BE A WINNER 8X3=23

Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.


Pembeli berteriak: "3x8 = 23, kenapa kamu bilang 24?


"Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: "Sobat, 3x8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi".
Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: "Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan".
Yan Hui: "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?"

Pembeli kain: "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?"

Yan Hui: "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu".
Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius. Setelah Confusius tahu duduk persoalannya,

Confusius berkata kepada Yan Hui sambil tertawa: "3x8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Kasihkan jabatanmu kepada dia." Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya. Ketika mendengar Confusius bilang dia salah, diturunkannya topinya lalu dia berikan kepada pembeli kain.

Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas.Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confusius tapi hatinya tidak sependapat. Dia merasa Confusius sudah tua dan pikun sehingga dia tidak mau lagi belajar darinya. Yan Hui minta cuti dengan alasan urusan keluarga. Confusius tahu isi hati Yan Hui dan memberi cuti padanya. Sebelum berangkat, Yan Hui pamitan dan Confusius memintanya cepat kembali setelah urusannya selesai, dan memberi Yan Hui dua nasehat : "Bila hujan lebat, janganlah berteduh di bawah pohon. Dan jangan membunuh."

Yan Hui bilang baiklah lalu berangkat pulang.

Di dalam perjalanan tiba2 angin kencang disertai petir, kelihatannya sudah mau turun hujan lebat. Yan Hui ingin berlindung di bawah pohon tapi tiba2 ingat nasehat Confusius dan dalam hati berpikir untuk menuruti kata gurunya sekali lagi. Dia meninggalkan pohon itu. Belum lama dia pergi, petir menyambar dan pohon itu hancur. Yan Hui terkejut, nasehat gurunya yang pertama sudah terbukti.

Apakah saya akan membunuh orang? Yan Hui tiba dirumahnya sudah larut malam dan tidak ingin mengganggu tidur istrinya. Dia menggunakan pedangnya untuk membuka kamarnya. Sesampai didepan ranjang, dia meraba dan mendapati ada seorang di sisi kiri ranjang dan seorang lagi di sisi kanan. Dia sangat marah, dan mau menghunus pedangnya. Pada saat mau menghujamkan pedangnya, dia ingat lagi nasehat Confusius, jangan membunuh. Dia lalu menyalakan lilin dan ternyata yang tidur disamping istrinya adalah adik istrinya.

Pada keesokan harinya, Yan Hui kembali ke Confusius, berlutut dan berkata: "Guru, bagaimana guru tahu apa yang akan terjadi?"

Confusius berkata: "Kemarin hari sangatlah panas, diperkirakan akan turun hujan petir, makanya guru mengingatkanmu untuk tidak berlindung dibawah pohon. Kamu kemarin pergi dengan amarah dan membawa pedang, maka guru mengingatkanmu agar jangan membunuh".

Yan Hui berkata: "Guru, perkiraanmu hebat sekali, murid sangatlah kagum."

Confusius bilang: "Aku tahu kamu minta cuti bukanlah karena urusan keluarga. Kamu tidak ingin belajar lagi dariku. Cobalah kamu pikir. Kemarin guru bilang 3x8=23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi jikalau guru bilang 3x8=24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang 1 nyawa. Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?"

Yan Hui sadar akan kesalahannya dan berkata : "Guru mementingkan yang lebih utama, murid malah berpikir guru sudah tua dan pikun. Murid benar2 malu."

Sejak itu, kemanapun Confusius pergi Yan Hui selalu mengikutinya.

Cerita ini mengingatkan kita:

Jikapun aku bertaruh dan memenangkan seluruh dunia, tapi aku kehilangan kamu, apalah artinya.
Dengan kata lain, kamu bertaruh memenangkan apa yang kamu anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih penting.

Banyak hal ada kadar kepentingannya. Janganlah gara2 bertaruh mati2an untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal, sudahlah terlambat.
Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang.
Bersikeras melawan pelanggan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.
Bersikeras melawan atasan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.
Bersikeras melawan suami. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.
Bersikeras melawan teman. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga
Kemenangan bukanlah soal medali, tapi terlebih dulu adalah kemenangan terhadap diri dan lebih penting kemenangan di dalam hati.

 

BE A WINNER!

Read more…

Meme Sepeda lawan Moge trending di sosmed

2:11 AM |
Tiga warga melakukan aksi menghadang konvoi motor Harley-Davidson di perempatan Condong Catur Depok, Sleman, Sabtu (15/8/2015). Aksi ini dilakukan karena mereka merasa resah akan ulah beberapa pengendara motor gede (moge) yang melanggar peraturan dan 'diistimewakan' saat melintasi jalanan di Yogyakarta.

Sekitar pukul 15.00 WIB, Erlanto Wijoyono (32) yang menggowes sepeda bersama Andika (19) tiba di Perempatan Condongcatur Sleman. Setelah itu, ketika rombongan Harley-Davidson melintas, Wijoyono melangkah ke tengah jalan raya menghadang dengan sepedanya bersama Andika.

Satu warga yang melintas dan melihat aksi itu pun langsung turun dari motor dan langsung bergabung bersama Wijoyono serta Andika untuk menghadang rombongan Harley.

Wijoyono pun sempat berdebat dengan salah satu pengendara Harley. Dalam perdebatan itu, Wijoyono dan Andika meminta pengendara Harley mematuhi peraturan lalu lintas dan tidak menghidupkan sirine.

"Kami sudah mengamati sejak tiga hari ini. Beberapa dari pengendara Harley melanggar lalu lintas," ucap Andika saat ditemui di perempatan Condongcatur Depok Sleman, Sabtu.

Yang lebih ironisnya, Andika menuturkan, aksi pelanggaran lalu lintas oleh pengendara Harley terkesan hal yang biasa dan dibiarkan saja. Padahal aksi melanggar lalu lintas itu membahayakan pengendara lain.

"Melanggar tetapi didiamkan saja. Seharusnya ketika melakukan pelanggaran ya ditindak," ujarnya.

Selain itu, pengguna jalan lainya terkesan di-nomor duakan. Padahal lanjutnya warga juga memiliki hak yang sama dalam menggunakan jalan raya.

"Kita sama-sama membayar pajak, kita sama-sama mempunyai hak untuk menggunakan jalan raya. Seharusnya saling menghormati pengguna jalan," ucap dia.

Andika menegaskan aksi ini bukan menolak adanya kegiatan Harley-Davidson di Yogyakarta. Hanya saja ia berharap pengendara Harley bisa menaati aturan lalu lintas dan menghormati pengendara lainya.

"Aksi ini bukan untuk menolak motor Harley datang ke Yogya. Kami tidak benci dengan Harley, tetapi tolong patuhi peraturan dan hormati pengendara lainya," kata dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda DIY Ajun Komisaris Besar Anny Pudjiastuti menegaskan semua pengguna jalan harus tetap tertib dan mematuhi peraturan Lalu lintas yang ada. "Kalau soal aturan lalu lintas mereka harus tetap harus tertip aturan lalu lintas," kata Anny.


 
Read more…

Manusia–manusia Rigid, Akan Sulit Sendiri

11:56 AM |

Manusia–manusia Rigid, Akan Sulit Sendiri


(oleh: Rhenald Kasali)
Dalam perjalanan pulang ke Jakarta dari Frankfurt, duduk di sebelah saya salah seorang CEO perusahaan terkemuka Indonesia. Pria berkebangsaan India yang sangat berpendidikan itu bercerita tentang karir dan perusahannya.
Gerakan keduanya (karir dan perusahaannya) begitu lincah. Tidak seperti kita, yang masih rigid, terperangkap pola lama, seakan-akan semua layak dipagari, dibuat sulit. Perusahaan sulit bergerak, impor-ekspor bergerak lambat, dwelling time tidak konsisten. Sama seperti karier sebagian kita, terkunci di tempat. Akhirnya hanya bisa mengeluh.
Pria itu dibesarkan di India, kuliah S-1 sampai selesai di sana, menjadi alumni Fullbright, mengambil S-2 di Amerika Serikat, lalu berkarir di India sampai usia 45 tahun. Setelah itu menjadi CEO di perusahaan multinasional dari Indonesia.
Perusahaannya baru saja mengambil alih sebuah pabrik besar di Frankfurt. Namun karena orang di Frankfurt masih kurang yakin dipimpin eksekutif dari emerging countries, ia membujuk pemasoknya dari Italia agar ikut memiliki saham minoritas di Frankfurt. Dengan kepemilikan itu, pabrik di Frankfurt dikelola eksekutif dari Eropa (Italia).
Solved!
Itu adalah gambaran dari agility. Kelincahan bergerak yang lahir dari fenomena borderles world. Anehnya juga kita mendengar begitu banyak orang yang cemas menghadapi perubahan. Dunia sudah lebih terbuka, mengapa harus terus merasa sulit? Susah di sini, bisa bergeser ke benua lain. Tak ada lagi yang sulit. Ini tentu harus disyukuri.
Serangan Tenaga Kerja
Belum lama ini kita membaca berita tentang kegusaran seseorang yang tulisannya diforward kemana-mana melalui media sosial. Mulai dari berkurang agresifnya angka pertumbuhan, sampai serangan tenaga kerja dari China.
Berita itu di-forward kesana – kemari, sehingga seakan-akan tak ada lagi masa depan di sini. Yang mengherankan saya, mengapa ia tidak pindah saja bekerja dan berimigrasi ke negara yang dipikirnya hebat itu?
Bekerja atau berkarir di luar negri tentu akan menguntungkan bangsa ini. Pertama, Anda akan memberi kesempatan kerja pada orang lain yang kurang beruntung. Dan kedua, Anda akan mendapatkan wisdom, bahwa hal serupa, komplain yang sama ternyata juga ada di luar negri.
Rekan saya, CEO yang saya temui di pesawat Lufthansa tadi mengeluhkan tentang negerinya. “Orang Indonesia baik-baik, bekerja di Indonesia menyenangkan. Kalau diajari sedikit, bangsa Anda cepat belajar. Pikiran dan tindakannya terstruktur. India tidak! Di India politisi selalu mengganggu pemerintah. Irama kerja buruh tidak terstruktur. Pertumbuhan ekonomi terlalu cepat, membuat persaingan menggila. Rakyatnya makin konsumtif dan materialistis.” Kalimat itu ia ucapkan berkali-kali.
Susah? Kerja Lebih Profesional!
Di Italia, guide saya, seorang kepala keluarga berusia muda mengantar saya melewati ladang-ladang anggur di Tuscany, menolak menemani makan siang yang disajikan mitra kerja Rumah Perubahan di rumahnya yang indah. “Biarkan saya hanya makan salad di luar. Saya dilarang makan enak saat mengemudi,” ujarnya.
Kepada putra saya ia mengajari. "Saat bekerja kita harus bekerja, harus profesional, gesit dan disiplin. Cari kerja itu sulit, mempertahankannya jauh lebih sulit. Kita harus lebih kompetitif dari orang lain kalau tetap ingin bekerja," ujarnya.
Di dalam vineyard-nya yang indah, rekan saya menyajikan aneka makanan Italia yang lezat, lengkap dengan demo masak dan ritual mencicipi wine yang dianggap sakral. Di situ mereka berkeluh kesah tentang perekonomian Eropa yang terganggu Yunani belakangan ini. Dan lagi-lagi mereka menyebutkan kehidupan yang nyaman itu ada di Pulau Dewata, Bali dan Pulau Jawa.
Ketika saya ceritakan bahwa kami di Indonesia juga sedang susah, dia mendengarkan baik-baik. “Dari dulu kalian terlalu rendah hati, selalu merasa paling miskin dan paling susah. Ketika kalian sudah menjadi bangsa yang kaya, tetap merasa miskin. Tetapi, saya tak pernah melihat bangsa yang lebih kaya, lebih merdeka, lebih bahagia, dari pada Indonesia.” Saya pun terdiam.
Di Singapura, saya mengirim berita tentang komplain terhadap masalah dollar AS dan ancaman kesulitan pada rekan lain yang sudah lima tahun ini berkarir di sana. Ia pun menjawab ringan, “Suruh orang-orang itu kerja di sini saja.”
Tak lama kemudian ia pun meneruskan. “Kalau sudah kerja di sini baru tahu apa artinya kerja keras dan hidup yang fragile.”
Saya jadi teringat curhat habis-habisan yang ia utarakan saat saya berobat ke negeri itu. “Mana bisa konkow-konkow, main Facebook, nge-tweet di jam kerja? Semua harus disiplin, berani maju, kompetitif, dan siap diberhentikan kalau hasil kerja buruk. Di negeri kita (Indonesia), saya masih bisa bersantai-santai, karyawan banyak, hasil kerja tidak penting, yang penting bos tidak marah saja,” ujarnya.
Saat itu ia tengah menghadapi masa probation atau percobaan. Sungguh khawatir kursinya akan direbut pekerja lain dari India, Turki, dan Prancis yang bahasa Inggrisnya lebih bagus, dan ritme kerjanya lebih cepat. Ternyata bekerja di negeri yang perekonomiannya bagus itu juga tidak mudah. Padahal di sana mereka lihat kerja yang enak itu ya di sini.
Bangsa Merdeka Jangan Cengeng
Saya makin terkekeh membaca berita yang disebarluaskan para haters melalui grup-grup WA, bahwa pemerintah sekarang tidak perform, membiarkan sepuluh ribuan buruh dari China merangsek masuk ke negri ini. Sungguh, saya tak gusar dengan serangan tenaga kerja itu. Yang membuat saya gusar adalah kalau hal serupa dilakukan bangsa-bangsa lain terhadap tenaga kerja asal Indonesia di luar negri.
Penyebar berita kebencian itu mestinya lebih rajin jalan-jalan ke luar negri. Bukankah dunia sudah borderless, tiket pesawat juga sudah jauh lebih murah. Cara menginap juga sangat mudah dan murah. Kalau saja ia rajin, maka ia akan menemukan fakta-fakta ini: Sebanyak 300.000 orang tenaga kerja Indonesia bekerja di Taiwan. 250.000 lainnya di Hongkong. Lebih dari 100.000 orang ada di Malaysia. Selain itu, perusahaan-perusahaan kita sudah mulai mengepung Nigeria, Myanmar, dan Brazil. Bahkan juga canada dan Amerika.
Jadi bagaimana ya? Kok baru dikepung 10.000 saja kita sudah rasis? Ini tentu mengerikan.
Lalu dari grup WA para alumnus sekolah, belakangan ini saja juga mendapat kiriman teman-teman yang kini berkarir di manca negara. Delapan keluarga teman kuliah saya ada di Kanada, beberapa di Jerman dan Eropa, puluhan di Amerika Serikat, dan yang terbanyak tentu saja di Jakarta. Semakin banyak orang kita yang berkarier bebas di mancanegara. Karir mereka tidak rigid.
Jadi, janganlah kita cengeng. Beraninya hanya curhat dan komplain, tapi tak berbuat apa-apa. Bahkan beraninya hanya menyuarakan kebencian. Atau paling-paling cuma mengajak berantem dan membuat akun palsu bertebaran. Kita juga jangan mudah berprasangka.
Syukuri yang sudah didapat. Kecemasan hanya mungkin diatasi dengan berkomitmen untuk bekerja lebih jujur, lebih keras, lebih respek, lebih profesional, dan memberi lebih.
Kalau Anda merasa Indonesia sudah “berbahaya” ya belain dong. Kalau Anda merasa tak senang dengan orang lain, ya sudah, pindah saja ke luar negri. Mudah kok. Di sana Anda akan mendapatkan wisdom, atas kata-kata dan perbuatan sendiri. Di sana kita baru bisa merasakan kayanya Indonesia. Di sana kita baru tahu bahwa tak ada hidup yang mudah.
Read more…

Arti Idul Fitri dan Makna Hari Lebaran bagi umat Islam

12:22 PM |
Berita Hari Ini : Pengertian Idul Fitri serta makna Hari Lebaran yPang sebenarnya bagi umat Islam. Bagi sebagian orang di Indonesia, khususnya umat muslim, Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran begitu sangat identik dengan tradisi mudik, halal bihalal, kesuka citaan, hidangan kue lebaran dan lain sebagainya. Namun apakah makna sebenarnya dari Hari Raya Idul Fitri?. Makna Idul Fitri itu sendiri memiliki beberapa pengertian dan pemaknaan, diantaranya yaitu:
  • Idul Fitri juga bisa diartikan sebagai puncak atau klimaks dari pelaksanaan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Idul Fitri sendiri memiliki keterkaitan makna dengan tujuan akhir yang ingin diraih dari pelaksanaan kewajiban berpuasa. Idul Fitri secara bahasa atau etimologi bisa berarti Hari Raya Kesucian atau bisa juga diartikan sebagai Hari Kemenangan umat Islam. Kemenangan disini adalah bentuk dari kemenangan dalam menggapai kesucian atau perwujudan dari kembali kepada keadaan  fitrah (Fitri).   (sumber: Quraish Shihab untuk suarakarya-online.com)
Dari penjabaran tersebut berarti kata Idul Fitri atau kembali kepada fitrah merupakan pengertian yang sangat relevan atau berhubungan dengan makna sebenarnya dari keberhasilan yang diperoleh setelah berakhirnya pelaksanaan ibadah puasa. Beberapa sumber juga menganalogikan Idul Fitri atau Lebaran sebagai jalan menuju kepada keadaan fitrah manusia layaknya seperti seorang bayi yang baru dilahirkan, bersih dan tanpa dosa. Hal tersebut merujuk pada perjanjian awal atau "Perjanjian Primordial" yang berisi pengakuan manusia terhadap Ke-Esa-an Allah sebagai satu-satunya Tuhan yang patut di sembah sebagaimana terangkum dalam Surah al-A’raf (7) ayat 172 :
وَإِذْ أَخَذَ رَبُّكَ مِنْ بَنِي ءَادَمَ مِنْ ظُهُورِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَأَشْهَدَهُمْ عَلَى أَنْفُسِهِمْ أَلَسْتُ بِرَبِّكُمْ قَالُوا بَلَى شَهِدْنَا أَنْ تَقُولُوا يَوْمَ الْقِيَامَةِ إِنَّا كُنَّا عَنْ هَذَا غَافِلِينَ

(Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): “Bukankah Aku ini Tuhan-mu?” Mereka menjawab: “Betul (Engkau adalah Tuhan kami), kami menjadi saksi”. (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)”).

Pengertian atau makna dari Idul Fitri (Lebaran) yang berikutnya adalah:
  • Idul Fitri merupakan penggabungan kata "Ied" yang berarti Hari Raya dan "Fitri" yang artinya berbuka puasa. Jadi Idul Fitri bisa juga diartikan sebagai hari berbuka secara massal kaum muslimin setelah sebulan lamanya menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Kebahagiaan yang dirasakan pada saat menjelang waktu berbuka puasa di waktu maghrib selama sebulan seakan dimanifestasikan pada tanggal 1 Syawal di Hari Raya Idul Fitri. Idul Fitri merupakan bentuk dari pengekspresian sebagai ”Iduna Ahlil Islam”, sabda Nabi, (Hari Raya kami penganut Islam) sebab Hari Raya Idul Fitri adalah hari makan-minum serta bersuka cita atau " yaumu aklin wa syurbin wa bahjatin" sehingga diharamkan bagi umat muslim untuk berpuasa. (sumber: Surahman Hidayat untuk ramadhan.okezone.com)
Oleh karena Idul Fitri bermakna Hari bersuka cita, maka pada hari besar itu semua harus terbebas dari kesedihan, kesusahan dan jangan sampai ada orang yang meminta-minta. Makna sebenarnya dari kalimat tersebut adalah diwajibkan bagi umat muslim yang mampu untuk membayar zakat yang berupa zakat fitrah kepada fakir miskin sebagai bentuk dari berbagi kebahagiaan dari mereka yang tidak berpunya agar bisa merasakan suka cita pada hari tersebut.
Nah, demikianlah artikel bertema Pengertian Idul Fitri dan makna Hari Lebaran yang sebenarnya bagi umat Islam yang penulis rangkum dari beberapa sumber. Mohon maaf jika ada kesalahan dalam penulisan dan mohon dikoreksi jika ada kekeliruan karena sesungguhnya kesempurnaan hanyalah milik Allah semata dan ke khilafan adalah milik manusia, khususnya penulis sendiri. Terima kasih dan semoga artikel singkat ini bisa memberikan manfaat bagi yang membacanya.

sumber penulisan: 
Makna Idul Fitri - berjibaku.com
Read more…

Peraturan Hukum paling aneh di dunia

6:20 PM |

 

Peraturan aneh diseluruh dunia

Walau kitab hukum dan perundangan dibuat dengan serius, ternyata ada juga yang isinya unik, lucu dan konyol.

THAILAND :
Dilarang keluar rumah tanpa mengenakan celana dalam. (ketauan pake ngga pakenya gimana dong?)

FILIPINA :
Untuk mengurangi tingkat kemacatan lalu lintas kota Manila , ditetapkan bahwa :
Kendaraan bernomor akhir 1 atau 2 tidak diizinkan beroperasi di hari S eni n.
Sedangkan angka 3 & 4 tidak boleh di hari Selasa, 5 & 6 tidak boleh di hari Rabu, 7 & 8 tidak boleh di hari Kamis, 9 & 0 tidak boleh di hari Jumat. Peraturan ini berlaku sejak pukul 07.00 pagi setiap harinya.

SWISS :
a. Dilarang berkebun di hari minggu. Alasannya : BERISIK!!!
b. Walau warga Swiss dilarang menjual, membeli, menyelundupkan, dan memproduksi minuman beralkohol, tapi mereka diizinkan untuk mengkonsumsinya.

SWEDIA :Dilarang mengecat rumah tanpa ijin dari pemerintah dan harus menggunakan cat yang sudah mendapat sertifikat / ijin dari pemerintah.

KOREA SELATAN :
Para polisi wajib melaporkan jumlah uang suap yang mereka terima dari para pengendara yang mereka tilang.

SINGAPURA :
a. Dilarang menjual Permen karet di Singapura.
b. Dilarang berjalan tanpa busana (bugil)
c. Tidak menyiram setelah buang air di toilet, dapat dikenakan denda.
d. Jika Anda tertangkap basah meludah sebanyak 3X, Anda diwajibkan membersihkan jalan di hari Minggu dengan menenteng tulisan di dada "I am a Litterer" (Saya seorang Peludah)
e. Dilarang pipis di dalam lift / elevator. (YA IYAAAAAAALAAAAHHHH>>>GILA APA PIPIS DI LiFT)

UNITED KINGDOM :
a. Dilarang menjual sayuran di hari minggu (kecuali wortel).
b. Wanita dilarang makan coklat di tempat umum.
c. Mengambil barang yang dibuang, dapat diancam hukuman Pidana Terorisme.

MEKSIKO :a. Wanita yang bekerja di kantor pemerintahan dilarang mengenakan rok mini atau pakaian yang dapat "memprovokasi" rekan kerja selama jam kerja.
b. Dilarang memaki di tempat umum.

ITALIA :
a. Pria yang mengenakan rok mini di tempat umum dikenakan hukuman kurungan.(YA IYALAAAAH>>>ANEH SOALNYA....)
b. Memukul orang dengan kepalan tangan dian cam hukum pidana penganiayaan. Tapi menghajar orang dengan meja dan kursi dapat dian ggap membela diri.( Gila... trus apa bedanya????? ?)

AUSTRALIA :a. Anak-anak berusia di atas 18 tahun (dibawah 21) dilarang membeli rokok, tapi diizinkan merokok.
b. Dilarang mengangkat telepon pada deringan pertama.(KENAPA DILARANG SIIIH…GA PENTING)
c. Hanya Petugas Listrik berizin yang boleh mengganti lampu rumah.
d. Dilarang mengenakan celana Hot Pink di hari minggu. (huahahahaha. ..)

YUNANI :
Dilarang mengenakan topi di stadium olahraga, karena dapat mengganggu pandangan orang lain.

CHINA :
Hanya anak cerdas yang boleh kuliah (dan ini harus bisa dibuktikan dengan ijazah ujian Negara yang diterimanya) .

KANADA :a. Dilarang mencopot plester luka di tempat umum.
b. Dilarang menyirami tananam di kebun saat sedang hujan.
c. Dilarang pipis di semua tempat di Kanada (kecuali toilet rumah Anda sendiri). (trus kalo kebelet gimana? aneh deh...)
d. Dilarang memanjat pohon.

PERANCIS :
a. Dilarang berciuman di kereta bawah tanah.
b. Dilarang menamai babi peliharaan Anda "Napo leon ". (MAKSA DEH AAAAH….)

ISRAEL :
a. Dilarang memelihara babi di tanah Israel . Orang yang meakukannya akan ditembak mati. (sadis euy..)
b. Dilarang ngupil di hari Sabat (Sabtu / Minggu). (rupanya ngupil juga perlu istirahat pas weekend :D)
c. Dilarang naik sepeda, kecuali punya izin mengendarai sepeda.

AMERIKA :
1. ARIZONA :a. Pemerintah Arizona melarang para pemburu melakukan aktivitas pemburuan onta di Arizona. (Masalahnya : Onta tidak hidup / tidak ada di Arizona. Lalu buat apa memberlakukan undang-undang itu? *bingung*)
b. Dilarang m eni rukan gaya Pendeta / Pastor setempat.
c. Dilarang mengendarai mobil tanpa sepatu.
d. Dilarang bermain domino di hari Minggu.
e. Dilarang memakai kumis palsu di gereja.
f. Hukuman mati diberlakukan bagi siapapun yang menaburkan garam di atas rel kereta api.
g. Dilarang mengendarai mobil dengan mata tertutup.

2. ALASKA :
a. Dilarang memfoto beruang yang lagi tidur.
b. Dilarang mengikat anjing peliharaan di atas kap / atap mobil.
c. Dilarang memberi minum bir pada rusa.
d. Dilarang berjalan-jalan sambil membawa busur dan anak panah.

3. ARKANSAS :a. Pria diizinkan memukuli istinya, tapi tidak boleh lebih dari 1 kali sebulan. (WHAT??!!)
b. Dilarang memelihara buaya di dalam bathtub. (idiiih…. Siapa juga yg mau????)
c. Pria dan wanita yang ketahuan saling menggoda di tengah jalan, akan dikenakan 30 hari penjara.
d. Dilarang membawa sapi berjalan-jalan di jalan utama setelah lewat jam 1 dini hari di hari Minggu.

4. CALIFORNIA :
a. Binatang peliharaan dilarang dibiarkan berhubungan intim di sekitar l oka si s eko lah, taman, dan tempat ibadah.
b. Wanita dilarang mengendarai mobil mengenakan daster.
c. Mobil tanpa pengemudi dilarang ngebut di jalan.(YA IAYALAAAAAAAAAAH)
d. Dilarang bersepeda di kolam renang. (APALAGI INI…)
e. Dilarang mengenakan sepatu boot koboi, kecuali Anda memelihara sapi minimal 2 eko r.
f. Dilarang memelihara binatang berwarna hijau dan berbau menyengat.
g. Dilarang bermain bowling di trotoar.

5. COLORADO :
a. Dilarang berd eba t dengan polisi, kecuali kendaraan Anda dihentikan olehnya.
b. Dilarang mendirikan bangunan di tengah jalan. (YA IYALAAAH…GILA APA…????)

6. CONNECTICUT
a. Dilarang mengendarai sepeda dengan kecepatan lebih dari 90 km / jam.
b. Pria dilarang mencium istrinya di hari Minggu. (ANEEEH…SIRIK AJAH…)
c. Mobil pemadam k eba karan tidak diizinkan ngebut lebih dari 40 km / jam, walau sedang menuju ke l oka si k eba karang sekalipun.
d. Penata rias / kecantikan dilarang bersiul, berdendang, ataupun bernyanyi saat melayani pel angga n.

7. FLORIDA :a. Konstitusi Negara menjamin babi-babi hamil b eba s dari ancaman penjara, untuk tindakan apapun yang mereka lakukan.
b. Denda akan diberikan pada wanita yang tertidur saat rambutnya di-hair dryer, kecuali dia adalah pemilik salon.
c. Dilarang bernyanyi di depan umum sambil mengenakan pakaian renang.
d. Dilarang kentut di tempat umum setelah jam 6 sore.
e. Dilarang memecahkan piring dan gelas lebih dari 3 buah sehari.

8. NEW YORK :a. Dilarang menyapa orang sambil ngupil.
b. Dilarang mengenakan sandal setelah lewat jam 10 malam.
c. Pria dilarang keluar dengan mengenakan jaket dan celana yang gak matching.(WHAT…??? KALO LAGI GAK MODE SERBA MATCHING GMANA???)
d. Pria dilarang keluar rumah topless (tidak mengenakan baju atasan). (FYI : Ini adalah hukum tertua di New York karena telah diberlakukan sejak tahun 1900.)
e. Dilarang menyeruput sup.
f. Dilarang makan sambil berenang di lautan. (KITA SIH UDAH TAUUUUU….)

9. WASHINGTON :
a. Dilarang menyusui anak di tempat umum.
b. Dilarang menari dan minum di waktu bersamaan.


.
Read more…

Bersyukur, Langkah Pertama untuk Bahagia

5:04 AM |
Bersyukur, Langkah Pertama untuk Bahagia

Oleh: Nina Ardianti




Saya menyadari bahwa salah satu cara untuk menuju hidup yang bahagia adalah dengan bersyukur. Terdengar mudah, tapi kadang kita mudah melupakannya. Atau lebih buruk: kita bahkan nggak bisa melihat betapa beruntungnya kita memiliki apa yang kita miliki saat ini di dalam hidup karena kita selalu membandingkannya dengan orang lain.




Selalu bersyukur merupakan elemen yang penting untuk hidup bahagia. Membuat kita tetap positif dan optimis—yang kadang sangat kita butuhkan untuk menghadapi hal-hal yang nggak bisa kita kendalikan. Saya percaya bahwa bersyukur (dan tetap positif) membuka banyak kesempatan lain yang akan membuat kita semakin bersyukur. Sedangkan apabila kita terus menerus berpikir negatif dan berburuk sangka, justru akan menjadi self-fulfilling prophecy—hal terburuk kita bayangkan, akan terjadi.




Ada beberapa hal yang sering saya lakukan setiap hari dalam upaya mensyukuri hidup.   




Seberapa pun kecilnya, berterimakasihlah

Coba lihat sekeliling. Siapa pun kita, pasti ada yang bisa disyukuri dari sekeliling kita. Masih ada atap yang menaungi kita dari hujan dan panas, masih ada makanan yang kita simpan di kulkas (walaupun untuk kasus saya hanya chicken nuggets dan telur), masih diberi anugerah sehat, dikelilingi keluarga dan teman yang peduli, masih memiliki pekerjaan, masih bisa mandi dengan air bersih. Sesungguhnya kalau kita mau berpikir sejenak, ini adalah hal yang luar biasa yang patut kita syukuri. Setiap kali kita merasa berterima kasih karena masih memiliki apa yang saat ini kita miliki, maka ke depannya pasti akan semakin banyak hal-hal yang akan kita syukuri.




Mengubah negatif menjadi positif

Dengan bersyukur, akan lebih mudah untuk mengubah negatif menjadi positif. Mungkin banyak dari kita yang nggak diajarkan untuk berpikir positif dan bersyukur akan apa yang kita miliki. Padahal perilaku kita dan bagaimana kita melihat dunia, ditentukan dari bagaimana kita berpikir. Jadi, ketika lagi merasa capek karena harus lembur dan kerjaan yang nggak habis-habis, bersyukurlah bahwa kita masih memiliki pekerjaan. Kalau kita bisa mengubah cara berpikir kita, maka dunia kita—dan cara kita melihat dunia, akan berubah. Jadi lebih berwarna, tentunya.




Nikmati setiap momen

Dari semua yang kita alami, baik dan buruk, senang dan susah, pasti ada hikmah di baliknya. Kadang kita mengerti hikmahnya pada saat itu terjadi, kadang beberapa waktu kemudian, atau bertahun-tahun yang akan datang. Tapi satu yang pasti, saya percaya bahwa segala sesuatu terjadi karena ada alasan di baliknya. Everything happens for a reason. Jadi, nikmati saja semua momen dalam hidup. Karena momen-momen inilah yang membentuk keseluruhan hidup kita. Dan seperti tagline sebuah iklan di televisi: enjoy aja!




Cobaan hanyalah sebuah fase dalam hidup

Yang membentuk diri kita adalah bagaimana kita menyikapi apa yang terjadi dalam hidup kita. Semua orang punya masalah, semua orang mendapatkan ujian dalam hidupnya. Pada saat kita menghadapi masalah, selalu ada pilihan: mengeluh terus menerus dan membiarkan masalah tersebut menghancurkan hidup kita, atau berpikir, menghadapi dan menyelesaikan masalah tersebut—betapa pun susahnya. Dalam setiap cobaan pasti ada sesuatu yang bisa dipelajari—dan menjadikan diri kita lebih baik dari sebelumnya.




Kalau merasa bahwa hidup Anda payah banget dan nggak ada yang bisa disyukuri, seenggaknya saya rasa Anda harus bersyukur bahwa masih punya koneksi internet yang cukup untuk bisa membaca artikel ini. Ya, kan?




Terakhir, seperti yang pernah teman saya bilang, kalau melihat ke atas, di atas langit pasti masih ada langit. Tapi saat kita melihat ke bawah, saat kita merasa menjadi yang paling susah, saat kita merasa menjadi keset, maka ingatlah bahwa di bawah keset masih ada lantai. Kita bukanlah orang paling susah sedunia.




Jadi, selamat bersyukur!
Read more…

Masa Lalumu Membuatmu Makin Pahit Atau Makin Manis?

4:59 AM |
Masa Lalumu Membuatmu Makin Pahit Atau Makin Manis?
Oleh: Anthony Dio Martin

"Jangan biarkan masa lalumu membuatmu makin pahit tetapi, biarkan dia membuat hidupmu justru makin manis!"

Seorang wanita dijahatin oleh pria pacarnya. Sejak itu, ia benci dengan laki-laki. Ia menghindar dan menutup hatinya. Seorang wanita yang lain, dijahatin oleh pacarnya, tetapi kemudian hal itu menginspirasinya untuk menulis novel dan buku soal menyikapi suatu hubungan. Satunya menjadi pahit hati, satu membuahkan sesuatu yang manis.

Tentu saja, pengalaman buruk…pastinya tidak menyenangkan. Tetapi, sesuatu yang terjadi, percuma disesali dan percuma pula dimaki-maki. Segalanya telah terjadi. Itu sudah menjadi bagian dan masa lalumu. Tetapi, justru yang penting, bagaimana masa lalu yang tidak menyenangkan itu menjadi bagian dalam hidupmu sekarang…. itulah yang penting. Apakah dia membuat hidupmu penuh dengan kepahitan dan rasa sakit? Ataukah ia membuat hidupmu justru lebih tegar dan lebih perkasa? Sebenarnya….Kita bisa membuat keputusannya!


Read more…

Lakukan 5 Hal Baik Ini pada Pagi Hari

4:00 AM |
Margaret Thatcher, Frank Llyod Wright, dan Robert Iger adalah orang-orang yang mengaku bahwa pagi sebagai sahabat terbaik mereka. Hampir semuanya bangun di antara pukul 4 atau 5 pagi dan memulai aktivitas positif. Mereka mengatakan, bangun dan memulai aktivitas pada pagi hari tidak hanya untuk mencapai sukses seperti yang diyakini banyak orang, tetapi juga menjadikan hidup lebih sehat.

Menurut Inc Magazine, mereka yang bangun pagi dan memulai aktivitas menjadi lebih proaktif dan lebih produktif. Keuntungan lainnya, jelas membuat tubuh lebih sehat. Apa saja yang dianjurkan untuk dilakukan pada pagi hari?
  1. Berolahraga. Ya, berolahragalah pada pagi hari. Entah itu sesi yoga, joging, atau melakukan fitness ke gym. Berolahraga sebelum memulai akivitas atau berangkat ke kantor akan memberi energi positif untuk menjalani hari-hari. Jika selama ini Anda berasa kurang mood dan uring-uringan, cobalah bangun pagi dan memulai berolahraga. Meski susah bangun pagi, cobalah alokasikan 15 menit lebih awal, misalnya dengan aktivitas kecil, seperti push-up atau melakukan peregangan. 
  2. Petakan apa yang akan dilakukan sepanjang hari. Untuk mencapai hasil yang maksimal, mapping atau petakan apa yang akan Anda lakukan di sepanjang hari. Mana yang menjadi lebih prioritas dan hitung dengan sebaik mungkin. Pagi akan menjadi momen hening yang baik untuk membuat prediksi. Bukan tidak mungkin akan muncul ide-ide segar yang tak terduga.
  3. Konsumsi sarapan pagi yang sehat. Sesekali cobalah berangkat kerja dengan perut kosong, rasanya tidak akan nyaman dan mengenakkan. Mood akan bisa jelek seharian. Karena itu, ada benarnya orang-orang mengatakan sarapan pagi itu penting. Tidak sempat? banyak sekali jenis sarapan pagi yang mudah untuk disantap, seperti sereal atau roti. Bahkan, pada saat berbincang dengan pasangan atau anak, sarapan pagi ini mesti disempatkan.
  4. Visualisasi. Jika berolahraga dan sarapan lebih untuk kebutuhan fisik, visualisasi adalah bagaimana memperlakukan mental, dan seperti halnya meditasi, Anda butuh waktu untuk menenangkan pikiran dan emosi. Sisihkan waktu sebentar untuk menikmati pagi. Bahkan, hanya dalam watu satu menit, visualisasi hari ini dengan sudut pandang positif akan turut memberikan mood juga menjadi positif.
  5. Buat prioritas dan daftar apa yang akan dilakukan. Menyusun ini pada pagi hari dengan pada siang atau sore hari bisa memberikan hasil yang berbeda. Pikiran yang jernih dan semangat yang masih tinggi akan membuat pekerjaan yang berat sekalipun tampak lebih ringan.

Read more…

Rokok Bukti Cinta?

10:41 PM |

Entah dari mana mulainya, tahu-tahu pembicaraan menyentuh kata 'rokok'. Saya kemudian bertanya kepada salah seorang kawan berjenis kelamin perempuan yang duduk di depan saya. "Eh, cowok baru kamu yang sekarang ngerokok nggak?".

"Iya...", katanya.

Setahu saya, cowok sebelumnya dari teman saya ini tidak merokok.

"Terus, kalau cowok kamu yang sekarang ngerokok, gimana perasaanmu?".

"Ya sebenernya aku pengennya dia nggak ngerokok. Tapi kan aku jadian sama dia udah dalam keadaan dia ngerokok, ya aku terima dia apa adanya...", jawab dia.

"Lalu, apa keinginanmu yang terdalam?", tanyaku.

"Ya pengennya dia nggak ngerokok...".

"Aku pengen tahu apa yang ada di pikiranmu tentang bahayanya merokok..."

"Merokok merusak kesehatan. Bisa membahayakan jantung dan janin."

"Mengapa kamu pengen dia nggak merokok?"

"Kehidupan yang lebih sehat sekarang dan di masa depan nanti, terutama kalau udah punya anak"

"Yakin?"

"Yakin !"

"Orang ngerokok hidupnya berkah nggak?"

"Selama tidak mengganggu orang lain kan hidupnya berkah"

"Orang ngerokok mengganggu orang lain nggak?"

"Hmmm ... Ya iya sih ..."

"Apa yang dicari orang ngerokok?"

"Kenikmatan kali..."

"Kenikmatan buat siapa?"

"Ya buat dirinya ..."

"Kenikmatan juga buat orang yang ada di dekatnya?"

"Ya pasti nggak lah ... keganggu sama bau dan asap..."

"Berarti orang yang merokok peduli dengan orang lain? Trus kalau orang nggak peduli sama orang lain namanya apa?"

"Egois .... Hmm, tapi kan dia bisa merokok di tempat lain atau smoking area?"

"Apakah orang merokok itu mencintai tubuh yang diamanahkan Tuhan?"

"Hmmm ... menurutku tidak..."

"Mengapa?"

"Karena dia sudah meracuni tubuhnya sendiri...Tapi dia sudah kecanduan, susah dihentikan..."

"Dia kecanduan rokok, atau kecanduan perasaan yang ditimbulkan akibat merokok?"

"Maksudmu? Aku belum ngerti..."

"Apa yang dia dapatkan dari merokok?"

"Ya itu, kenikmatan, kesenangan, ketenangan.."

"Tapi dia tahu dampak dan bahaya merokok?"

"Ya tau lah..."

"Dia tahu bahayanya merokok terhadap perokok pasif, kamu, anak-anakmu nanti?"

"Sepertinya tau lah ..."

"Berarti yang dia cari dan kejar kenikmatan rasanya itu kan? Dan itu dia lakukan dengan cara meracuni tubuhnya sendiri. Dia lebih ngebela perasaannya daripada pikirannya. Itu bukan mendzalimi diri sendiri ya?"

"Hmmm ... "

"Bagaimana mungkin dia akan mencintai kamu kalau sama dirinya sendiri nggak mencintai?"

"Trus, aku musti gimana dong?"

"Kamu maunya dia ngerokok nggak?"

"Ya pengennya nggak ngerokok..."

"Ya minta aja dia nggak ngerokok..."

"Nanti dia marah..."

"Dia mencintai kamu?"

"Iya..."

"Kalau dia mencintaimu, kok dia akan marah dengan permintaanmu? Kalau dia sampai marah dengan keinginanmu ini, artinya dia mencintai kamu, atau mencintai nafsunya sendiri?"

"..............."

"Kamu siap dan bersedia hidup dengan orang seperti itu?"

"................"

"Kalau kamu membiarkan dia merokok, sementara kamu inginnya dia tidak merokok demi kebaikan semuanya sekarang dan masa depan, lalu karena kamu takut dia marah kamu tidak mau menyampaikan permintaanmu itu, itu berarti kamu telah memutuskan untuk diam, maka nanti kalau ada apa-apa kamu bertanggungjawab juga. Ciri orang bertanggungjawab adalah tidak mengeluh setelah keputusan itu, dan kamu tinggal pertanggungjawabkan saja keputusanmu itu di hadapanNya nanti...".

"..............." ***

Oleh: Prasetya M. Brata

Note : Prasetya M. Brata adalah seorang public speaker-trainer dan LIFE transformation Coach


Read more…

Mendongkrak Nilai Jual

10:20 PM |
Oleh: Andrie Wongso

Dalam dunia kerja, saya temukan ada dua jenis pekerja white collar. Pertama adalah para profesional yang selalu merasa tidak puas dengan posisinya saat ini, tetapi tidak memiliki bargaining power yang cukup untuk memperbaikinya. Kedua, adalah para profesional yang punya bargaining power tinggi dan dapat menikmati berbagai kemudahan maupun fasilitas lebih.

Profesional jenis pertama memang "apes" nasibnya. Posisi mereka kurang bagus, gaji di bawah standar, mentok karirnya, perusahaannya kurang maju, dan mereka mengalami demotivasi. Dalam situasi seperti ini, biasanya salah satu kesibukan mereka adalah mengamati iklan lowongan kerja dan mengirimkan banyak surat lamaran, dengan harapan akan mendapat peluang baru. Posisi tawar profesional seperti ini memang selalu lemah.

Profesional jenis kedua, sebaliknya, adalah profesional unggul yang punya "argo" tinggi. Maksud saya, mereka punya posisi bagus, "disayang" perusahaan, gaji standar tinggi, dan tunjangan berlimpah. Lebih enaknya lagi, mereka selalu diburu oleh para head hunter. Setiap kali ada tawaran untuk pindah perusahaan, mereka pasti mendapat tawaran posisi, gaji, tunjangan, fasilitas, dan tantangan yang lebih besar. Bagi mereka, hidup selalu dihampiri oleh beragam pilihan baru yang menarik dan penuh tantangan.

Bekerja bersama para profesional unggul adalah sebuah kenikmatan yang luar biasa. Benar! Passion mereka, hasrat mereka, dan tenaga mereka, serasa tidak pernah habis. Namun, apakah profesional unggul dan berharga tinggi seperti itu banyak jumlahnya? Tampaknya tidak banyak. Itu sebabnya nilai jual mereka tinggi dan selalu saja jadi rebutan di mana-mana. Karena jadi rebutan, harganya pun lumayan tinggi dan terus meninggi. Hukum supply and demand berlaku di sini.

Nah, sebenarnya apa ciri-ciri profesional yang unggul dan bernilai jual tinggi itu? Dari pengamatan dan pengalaman saya sebagai motivator maupun pengusaha, saya temukan beberapa ciri profesional unggul berikut ini:

Punya kepercayaan yang tinggi pada kemampuan diri. Profesional yang berharga tinggi memang punya kemampuan-kemampuan dasar (teknis maupun manajerial) yang lengkap dan unggul dibanding profesional rata-rata. Selain hal dasar itu, mereka juga sangat percaya diri dengan kemampuannya tersebut. Alhasil, orang dapat melihat adanya "aura" keyakinan yang kuat bahwa mereka akan selalu berhasil menaklukkan setiap tantangan.

Punya visi sukses. Sebenarnya banyak profesional yang punya skill tinggi, tapi mereka tidak selalu punya visi yang jelas mengenai keberhasilan-keberhasilan yang dapat mereka raih. Itulah bedanya. Profesional yang paling sukses selalu menawarkan visi kemajuan kepada perusahaan yang mereka pimpin atau yang mempekerjakan mereka.

Track record bagus. Ini tidak terbantahkan. Hanya profesional yang punya portofolio dan kinerja sempurna yang punya posisi bagus. Track record menjadi modal utama dalam setiap proses tawar menawar. Mereka yang punya track record bagus, pasti nilai jualnya tinggi.

Punya karakter. Profesional yang unggul bukanlah orang-orang yang lemah karakternya. Profesional unggul selalu punya karakter kuat sehingga mereka dapat menangani banyak persoalan dengan efektif dan efisien. Karena keunggulan karakter itu, mereka merupakan para leader di bidangnya masing-masing. Mereka sadar dengan kekuatan kharakternya itu, dan benar-benar tahu bagaimana menjual atau memanfaatkannya.

Memberi lebih. Inilah salah satu ciri khas profesional yang unggul, yaitu sanggup memberikan sesuatu yang lebih kepada perusahaan. Memberikan apa yang dituntut perusahaan adalah hal biasa bagi mereka. Tapi memberi di atas target perusahaan, itulah tantangan yang selalu ingin mereka pecahkan.

Pertanyaannya kemudian, adakah profesional unggul yang kurang beruntung? Ada! Bisa jadi kualitas-kualitas teknis dan manajerial yang dimiliki memang unggul, tetapi kesempatan agak jarang menghampiri. Mengapa demikian? Mungkin karena sebab-sebab kepribadian atau motivasional. Soal kepribadian, semisal yang bersangkutan cenderung menutup diri, tidak punya networking, kurang berani bicara atau menjual diri, atau berjiwa konservatif (kurang suka tantangan dan hal-hal baru). Sementara hambatan motivasional bisa berupa lemahnya need for achievment dan tidak adanya visi kesuksesan dalam diri yang bersangkutan.

Bagaimana dengan profesional yang punya skill bagus tetapi kurang beruntung dan ingin mendongkrak harga jualnya? Ada beberapa kiat dari saya. Yang pasti dan sangat mendasar, ciri-ciri profesional unggul seperti saya paparkan di atas harus dibangun. Susah memang, tetapi itu harus. Itu harga mati! PR selanjutnya, adalah:

1. Menempa kemampuan diri dengan belajar terus-menerus. Ini sudah menjadi slogan para profesional dewasa ini. Tetapi seberapa banyak profesional yang benar-benar melakukannya? Belajar dan terus belajar, itulah rahasia keberhasilan orang sukses. Belajar dari siapa saja yang punya pengalaman dan kemampuan lebih dibanding diri kita.
2. Terus menjalin networking. Tanpa networking yang berkualitas, karir bisa mandek. Mengapa? Karena dari networking-lah banyak kesempatan dan peluang datang. Dari networking pula kita bisa menciptakan sendiri kesempatan-kesempatan kita.
3. Up date terus informasi. Jangan mau tertinggal oleh informasi-informasi terbaru. Bill Gates berpesan demikian, dalam buku Business @ The Speed of Thought. Jadi, terus up date informasi melalui internet, jurnal, koran, majalah, buku-buku, dan seminar-seminar.
4. Berani menjual diri. Siapa pun boleh mengatakan bahwa dirinya adalah yang terbaik di bidang tertentu. Tetapi jika orang lain tidak tahu, siapa yang akan menggunakan jasa atau keahliannya itu..? Jadi, beranilah berbicara mengenai kemampuan dan keahlian diri sendiri. Ini eranya personal branding! Yang tidak berani menjual diri ya, tidak laku.

Sesungguhnya, bagi orang-orang yang punya kualitas unggul, kesempatan bagus akan selalu datang kepadanya. Entah itu kapan, ada yang cepat ada pula yang lambat. Jika ingin mempercepat, cobalah mengikuti apa yang saya sampaikan di atas. Selamat berjuang, semoga berhasil. Salam sukses luar biasa!
Read more…

Karakter seorang Pemimpin yang Baik

11:37 PM |

"Kepemimpinan adalah gabungan antara strategi dan karakter. Tetapi apabila kita harus memilih salah satu, maka pilihlah yang kedua."
-- Jenderal H. Norman Schwazkopf, Panglima Operasi Badai Gurun dalam Perang Teluk Pertama

ENTAH mimpi buruk apa yang dialami Lee Hae-chan. Hae-chan mantan Perdana Menteri Korea Selatan pada 2004. Tokoh politik berumur 53 tahun itu barangkali tak pernah menyangka bahwa jabatan strategis itu musti ditanggalkan gara-gara main golf pada saat sedang berlangsung pemogokan nasional. Masyarakat menganggap Hae-chan bermain pada hari yang tidak tepat. Hae-chan pun mendapat kecaman bertubi-tubi. Ia dituding tidak peka. Sebagai pemimpin, seharusnya ia bekerja keras saat terjadi krisis pemogokan, bukan malah asyik main golf.

Hae-chan mustinya bertanggung jawab atas krisis itu, bukan lari dari tanggung jawab dengan main golf. Hae-chan mustinya mendengarkan tuntutan rakyat yang melakukan pemogokan, bukan lebih mendengarkan koleganya di lapangan golf. Hae-chan mustinya tampil sebagai sosok pemimpin ideal, pemimpin yang mengedepankan kepentingan rakyat, bukan malah berleha-leha sambil memegang stick golf. Tapi Hae-chan tidak menyembunyikan diri, juga tidak mencari kambing hitam. Hae-chan tampil ke hadapan publik dengan pernyataan maaf. Dilaporkan media, ia berulang-ulang minta maaf atas ketidak-pekaannya. Ia mengaku tindakannya itu sebagai skandal memalukan. Sampai-sampai untuk menghapus rasa malu itu ia akhirnya mengundurkan diri.

Adakah orang seperti Hae-Chan di negara ini? Anda bisa lihat. Walaupun rakyat didera hidup susah, antri bahan bakar di seantero nusantara, kelaparan di beberapa daerah, para petani gagal tanam dan panen karena bencana, bencana dimana-mana, toh tetap saja para pemimpin di negara ini asyik masyuk dengan kepentingannya sendiri. Mereka tak hirau. Mereka tak peduli.

Karakter ternyata memegang peranan utama dalam hal kepemimpinan. Itulah pula salah satu alasan mengapa negeri ini terus didera oleh berbagai konflik dan masalah, tetapi tidak pernah atau belum selesai hingga saat ini. Mengapa? Sesederhana jawaban Edgar Puryear, 'karena tidak memiliki karakter' dalam bukunya yang berjudul 'American Generalship' dengan sub-judul 'Character is Everything: The Art of Command'.

Puryear menjelaskan panjang lebar bahwa karakter memegang peranan penting dalam suatu kepemimpinan. Puryear mengambil contoh Jenderal George McClellan, yang merupakan lulusan terbaik dari Akademi Militer AS pada 1846. Kala itu, Presiden Abraham Lincoln mengangkat McClellan menjadi panglima pertahanan ibukota dengan pangkat Mayor Jenderal ketika terjadi perang saudara. Tapi pasukan yang dipimpin McClellan kalah, bahkan Pasukan Konfederasi malah sempat membakar Gedung Putih yang saat itu sedang dibangun. McClellan pandai secara akademis, tapi seperti kata Puryear, ia tak memiliki karakter.

Puryear benar, pemimpin harus memiliki karakter yang kuat. Tak sekedar tenar. Dan tak sekedar mengandalkan pencitraan. Orang yang berkarakter adalah orang yang tahu menghargai pendapat orang lain yang berlainan dengan pendapatnya. Orang yang berkarakter adalah orang yang berani tidak populer. Ia berani membela kebenaran yang telah diyakininya, tidak bimbang, walau ditentang banyak orang. Ia harus berpikir jauh ke depan. Bukan hanya diri, keluarga, dan koleganya yang dipikirkan, tapi juga peduli dengan nasib orang lain, terutama orang-orang yang dipimpinnya. Orang yang berkarakter adalah juga orang yang mengetahui harus berbuat apa di saat yang tepat. Dengan kata lain, `the right man on the right place', dan tentunya pula 'the right decided', mampu mengambil keputusan dengan tepat.

Bulan Mei tahun 2008, tepat di hari Kebangkitan Nasional, kita kehilangan seorang tokoh yang berkarakter, Bung Ali Sadikin. Tegar, berani tidak populer, dan konsisten. Itulah kombinasi tiga karakter yang dimiliki Ali Sadikin yang diharapkan akan muncul nantinya, baik di tingkat nasional maupun di daerah-daerah, untuk mengatasi keterpurukan bangsa ini. Bukan pemimpin yang hanya mengandalkan citra semata. Semoga.
Read more…

Mengendalikan Amarah

11:06 AM |
Dulu, aku orang yang bersifat pemarah. Aku tidak bisa meredam amarahku setiap hari. Ayahku menyadari hal ini.

Untuk mengurangi rasa amarahku, Ayahku memberikan sekantong paku dan mengatakan kepadaku agar aku memakukan paku itu ke pagar di belakang rumah tiap kali aku marah.

Hari pertama aku bisa memakukan 48 paku ke pagar belakang rumah. Namun secara bertahap jumlah itu berkurang. Aku menyadari bahwa lebih mudah menahan amarah ketimbang memaku paku ke pagar. 

Akhirnya aku bisa menahan dan mengendalikan amarah ku yang selama ini telah memburuku. Aku memberitakukan hal ini kepada Ayahku.

Ayahku mengatakan agar aku mencabut satu paku di pagar setiap hari dimana aku tidak marah. Hari-hari berlalu dan tidak terasa paku-paku yang tertancap tadi telah aku cabut dan lepaskan semua. Aku memberitahukan hal ini kepada Ayahku bahwa semua paku telah aku cabut.

Ayah tersenyum memandangku, dan ia menuntunku ke pagar. Dan berkata �Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi, lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya. �Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu meninggalkan bekas.�

Aku menyadari hal ini bahwa aku setiap kali marah aku teringat pada orang yang aku dendam tersebut. Ayah tambah berkata �Seperti lubang ini � di hati orang lain. Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu � Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf, luka itu akan tetap ada �dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik ��

Terima Kasih Ayah, kini aku dapat meredam dan mengendalikan amarahku setiap saat dan setiap waktu.
Read more…

Layang-Layang

5:34 AM |
Sebuah layang-layang yang baru saja selesai dibuat. Pemiliknya membawa ia ke lapangan terbuka. Secara perlahan-lahan layang-layang itu menemukan dirinya terbang semakin lama semakin tinggi.

Ketika ia mengangkat wajahnya menengadah ke langit, ia berteriak gembira; 'Wuaahhh, langit yang biru. Aku akan terbang tinggi sampai ke ujung sana.

Namun tiba-tiba ia merasa bahwa perjanannya kini agak tersendat dan menjadi berat. Ia tidak bisa bergerak lebih tinggi dan tak mampu maju lebih jauh lagi. Ketika ia menundukkan kepalanya, barulah ia tahu kalau pemiliknya memegang kuat ujung benang. Benang itulah yang membuatnya tak bisa terbang tinggi.

Layang-layang itu menjadi amat marah. 'Mengapa ia tidak melepaskan aku?? Bila aku dilepaskan secara bebas, aku pasti akan terbang lebih tinggi menembusi awan-awan yang ada jauh di atas sana.' Demikian layang-layang itu berontak.

Tiba-tiba tali benang itu terputus. Dan Ternyata bukan kenikmatanlah yang dia peroleh. Sebaliknya, ia kini jungkir balik terbang tak teratur dibawa angin. Angin kencang datang menghembus, dan ia jatuh tersangkut di atas sebatang pohon. Rangka-rangkanya patah. Kertas-kertasnya sobek. Ia kini menjadi seonggok sampah yang tak berbentuk.

Pada saat seseorang berkata bahwa ia hebat dan kuat, saat itu merupakan awal kehancurannya.
Read more…